Header Ads


MUI Simalungun Dikukuhkan Periode 2026–2031, Perkuat Sinergi Ulama dan Umaro

Simalungun - Lintas Publik, Pengurus Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) Kabupaten Simalungun masa bhakti 2026–2031 resmi dikukuhkan Ketua DP MUI Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak, MA, di Gedung MUI Simalungun, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Sabtu (31/10/2026).

BACA JUGA   Wali Kota Wesly Silalahi Raih BKPRMI Award 2026 Peduli Anak Yatim dan Pemuda Masjid  

MUI Simalungun Dikukuhkan Periode 2026–2031, Perkuat Sinergi Ulama dan Umaro/ist
Pengukuhan ini menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, sinergi ulama dan umaro, serta peran MUI dalam mewujudkan masyarakat Simalungun yang maju, harmonis, dan berakhlak.

Berdasarkan SK DP MUI Sumut Nomor Kep-073/DP-P II/IX/2026, H. Ikhwanuddin Nasution dipercaya sebagai Ketua Umum, didampingi H. Chairul Anwar, H. Tugio, dan Buya Erawadi sebagai Wakil Ketua Umum. H. Riswansyah Hasibuan menjabat Sekretaris Umum, sementara H. Nursamsi Adnan dipercaya sebagai Bendahara Umum.

Kepengurusan dilengkapi berbagai komisi, mulai dari Fatwa, Dakwah, Pendidikan dan Pesantren, Pemberdayaan Ekonomi, Hukum dan HAM, hingga Kerukunan Antarumat Beragama, Informasi dan Digitalisasi, serta Sosial dan Penanggulangan Bencana.

Ketua DP MUI Sumut, Maratua Simanjuntak, menegaskan bahwa kepengurusan MUI merupakan amanah besar untuk mengabdikan ilmu dan pemikiran bagi kemajuan umat. Ia mengingatkan pentingnya menjaga masjid, kerukunan umat beragama, serta menjadikan MUI sebagai payung masyarakat.

Ketua MUI Simalungun, Ikhwanuddin Nasution, mengajak seluruh pengurus menjalankan amanah dengan mengutamakan pengabdian dan ridha Allah SWT.

Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menekankan strategisnya peran ulama dalam menjaga moral masyarakat serta mendukung pembangunan daerah berlandaskan Habonaron Do Bona.

Acara ditutup dengan penyerahan kendaraan operasional dari Pemkab Simalungun kepada MUI. Kepengurusan baru diharapkan semakin memperkuat dakwah, pelayanan umat, dan kerukunan masyarakat di Kabupaten Simalungun. (red/tam)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.