PASU Pematangsiantar Bantu Korban Kebakaran Pajak Parluasan, Hasil Dana Konser Amal
Siantar - Lintas Publik, Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Artis Sumatera Utara (DPD PASU) Kota Pematangsiantar menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran dengan menyalurkan bantuan sembako kepada para korban kebakaran Pajak Parluasan serta korban kebakaran di kawasan Jalan Farel Pasaribu (Lapangan Bola Atas), Kamis (6/8/2026).
BACA JUGA "Orang Buta" Saja Mau Baca Alkitab, Ini Faktanya
Ketua DPD PASU Kota Pematangsiantar Agus Sihotang mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk rasa empati dan solidaritas seluruh anggota PASU kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah.
"Inilah kepedulian dan rasa sepenanggungan kami dari PASU Kota Pematangsiantar. Jangan dinilai dari besar kecilnya bantuan yang kami berikan, tetapi inilah keikhlasan dan ketulusan hati kami untuk membantu bapak dan ibu yang sedang mengalami musibah," ujar Agus Sihotang.
Menurut Agus, seluruh bantuan yang disalurkan berasal dari hasil partisipasi 48 artis yang tergabung dalam PASU Kota Pematangsiantar. Dana tersebut dikumpulkan melalui konser amal yang digelar selama dua hari pada 25–26 Juli 2026.
"Seluruh hasil penggalangan dana dari konser amal itu kami serahkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini merupakan bentuk nyata kepedulian teman-teman PASU terhadap sesama," jelasnya.
Sebanyak 17 paket bantuan disalurkan pada kegiatan tersebut. Rinciannya, 15 paket diberikan kepada korban kebakaran Pajak Parluasan yang terjadi pada Kamis dini hari, 18 Juni 2026, sementara 2 paket lainnya diserahkan kepada dua keluarga korban kebakaran di kawasan Jalan Farel Pasaribu atau Lapangan Bola Atas.
Paket bantuan yang disalurkan berisi kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula, dan sejumlah bahan sembako lainnya yang diharapkan dapat meringankan beban para korban.
Agus menegaskan, aksi sosial PASU tidak akan berhenti pada kegiatan kali ini. Organisasi tersebut berkomitmen terus melakukan penggalangan dana untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah di Kota Pematangsiantar maupun wilayah sekitarnya.
"Pengalangan dana ini akan berlanjut bentuk kepedulian kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Terima kasih kepada seluruh keluarga besar PASU dan para artis Kota Pematangsiantar yang telah ikut berpartisipasi," ungkapnya.
Salah seorang penerima bantuan, N. Br. Sitio, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan PASU. Ia mengatakan bantuan tersebut menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit kembali setelah kehilangan tempat usaha maupun harta benda akibat kebakaran.
"Kami pikir sudah tidak ada lagi yang peduli dengan kondisi kami. Ternyata masih banyak orang-orang baik yang rela membantu. Terima kasih kepada seluruh keluarga besar PASU Kota Pematangsiantar. Semoga bapak dan ibu semua diberikan kesehatan dan dimudahkan rezekinya," ucapnya penuh haru.
Badan Pengurus Harian DPD PASU Kota Pematangsiantar :
Ketua: Agus Sihotang, S.E.
Wakil Ketua I: Dormin Silalahi
Wakil Ketua II: Andrei Betawi Hutagalung
Sekretaris: Sokhiatulo Zebua, A.Md.Fin., S.E.
Wakil Sekretaris: Riana Simatupang, S.Pd.
Bendahara: Natalia Pangaribuan
Wakil Bendahara: Larmawati Ambarita
Saat ini PASU Kota Pematangsiantar mewadahi para pelaku seni dari berbagai latar belakang, terdiri dari 9 trio vokal, 1 grup band, 1 sanggar tari, dan 2 penyanyi solo yang aktif berkiprah dalam kegiatan seni, sosial, dan kemasyarakatan.
Selain menjadi wadah bagi insan seni, PASU juga aktif mengampanyekan gerakan anti narkoba melalui slogan "PASU Sada Tona" yang memiliki makna "Satu Nada Tolak Narkoba". Slogan tersebut menjadi simbol persatuan seluruh anggota PASU dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika serta mewujudkan generasi muda yang sehat dan Kota Pematangsiantar yang bersih dari peredaran narkoba.
Kegiatan penyaluran bantuan ini menjadi bukti bahwa seni tidak hanya hadir sebagai hiburan, tetapi juga memiliki peran sosial dalam membangun kepedulian, solidaritas, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang menghadapi musibah.(red/tam)





Tidak ada komentar