MERESAHKAN, Pengali Kuburan di Pemakaman Pamatang Simalungun Mendapat Penanganan Medis
Simalungun - Lintas Publik, Kepedulian dan respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Gunung Malela, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara dalam menjaga keamanan sekaligus kemanusiaan di tengah masyarakat. Seorang pria yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) diamankan setelah meresahkan warga karena menggali kuburan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim, Jalan Mawar, Nagori Pamatang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
BACA JUGA Wisata Danau Toba Samosir : Pesona Alam, Budaya Batak, dan Patung Yesus
![]() |
| Pengali Kuburan di Pemakaman Pamatang Simalungun Mendapat Penanganan Medis /ist |
Kapolsek Gunung Malela, AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., turun langsung memimpin penanganan di lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Warga sebelumnya merasa cemas dan ketakutan melihat aksi pria tersebut yang menggali kuburan almarhum Atin.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, membenarkan kejadian tersebut sekaligus mengapresiasi langkah cepat personel di lapangan. Ia menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan merupakan bentuk nyata kehadiran Polri yang tidak hanya tegas, tetapi juga humanis.
“Langkah cepat Kapolsek dan anggota bukan hanya mengamankan situasi, tetapi juga memastikan orang yang membutuhkan pertolongan mendapatkan penanganan yang layak,” ujar AKP Verry Purba.
AKP Hengky menjelaskan, begitu laporan diterima, dirinya bersama empat personel langsung bergerak menuju lokasi. Setibanya di TPU, petugas mendapati pria tersebut dalam kondisi memprihatinkan dan diduga mengalami gangguan kejiwaan.
Pendekatan persuasif dan humanis langsung dilakukan. Personel tidak hanya mengamankan pria tersebut agar tidak membahayakan diri sendiri maupun lingkungan, tetapi juga memberikan bantuan kemanusiaan berupa makanan, memandikan, hingga memastikan kondisi kesehatannya diperiksa oleh tenaga medis dari Poskesdes Pamatang Simalungun.
“Dia bukan sekadar objek penanganan, tetapi manusia yang harus ditolong. Kami memastikan dia mendapatkan perawatan yang layak,” ungkap AKP Hengky.
Selanjutnya, koordinasi lintas sektor segera dilakukan. Kapolsek berkomunikasi dengan Camat Siantar, M. Iqbal, S.STP., M.SP., untuk mencari solusi terbaik. Hasilnya, pria tersebut diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Simalungun.
Penyerahan diterima oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Anju Haloho, yang kemudian membawa pria tersebut ke Yayasan Bina Kasih Bersinar di Perdagangan guna mendapatkan penanganan medis dan rehabilitasi sosial secara menyeluruh.
Penanganan terpadu ini melibatkan sejumlah pihak, antara lain personel Polsek Gunung Malela AIPTU Suyut, AIPTU A. Ginting, AIPDA M. Affan Lubis, dan AIPDA Lambas Simamora, Sekretaris Desa Pamatang Simalungun Jumiati, serta tenaga kesehatan Poskesdes Tri Sunjaya Nababan, Amd.Kep.
AKP Verry Purba menegaskan, sinergi cepat antara kepolisian, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, dan Dinas Sosial menjadi contoh nyata pelayanan publik yang terintegrasi.
“Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga pelindung dan pelayan masyarakat. Kolaborasi cepat ini membuktikan bahwa penanganan masalah sosial dapat dilakukan secara efektif dalam satu hari demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (red/tam)





Tidak ada komentar