Header Ads


Pekerja Bangunan Tertimpa Tembok di Siantar Barat, Polisi Lakukan Penyelidikan

Siantar – Lintas Publik, Warga Jalan Simbolon, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, mendadak heboh setelah seorang pekerja bangunan tertimpa reruntuhan dinding saat melakukan renovasi rumah, Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

BACA JUGA  Gapura Tumbang di Pematangsiantar, Pengendara Motor Alami Luka Parah
Pekerja Bangunan Tertimpa Tembok di Siantar Barat, Polisi Lakukan Penyelidikan/ist
Peristiwa kecelakaan kerja ini terjadi secara tiba-tiba saat korban tengah menghancurkan bagian dinding bangunan. Namun nahas, konstruksi tembok yang sedang dikerjakan mendadak roboh dan menimpa tubuh korban.

Saksi mata di lokasi, Ida, menyebutkan renovasi rumah tersebut sudah berlangsung sekitar satu bulan. Saat kejadian, korban sedang bekerja seperti biasa sebelum akhirnya dinding runtuh.

“Ada sebulanan renovasi rumah ini. Saat itu, pekerjanya sedang mengerjakan penhancuran dinding, tiba-tiba bangunan di sekitarnya runuth dan menimpa dia,” ujarnya.

Meski sempat tertimpa material bangunan, korban diketahui masih dalam kondisi sadar saat dievakuasi warga bersama tim gabungan. Proses evakuasi melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), PLN, serta masyarakat setempat.

Korban yang diketahui berinisial AS (47), warga Jalan Gunung Simanuk-manuk Gang Anggrek, langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek Siantar Barat, Iptu Raja Kaya Haloho SH MH, mengatakan pihaknya segera turun ke lokasi setelah menerima laporan kejadian.

“Korban sudah dievakuasi kerumah sakit. Kami akan melakukan penyelidikan penyebab peristiwa ini,” ujarnya.

Awalnya, informasi kecelakaan diterima melalui grup komunikasi Damkar sebelum petugas bergerak cepat ke lokasi. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan tertimpa material bangunan dan langsung dilakukan evakuasi.

Korban sempat mendapatkan pertolongan awal di RSUD dr Djasamen Saragih, sebelum akhirnya dirujuk dan menjalani perawatan intensif di RS Vita Insani Pematangsiantar akibat luka serius yang dialaminya, termasuk dugaan patah tulang.

Polisi kini tengah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti runtuhnya dinding tersebut, apakah disebabkan kelalaian kerja atau kondisi bangunan yang sudah rapuh.

“Kami akan terangan saksi-saksi untuk memastikan kronologinya,” tambah Kapolsek.

Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara penyelidikan terus dilakukan oleh pihak kepolisian. (red/tam)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.