Diduga Keracunan Mie Tek-Tek di Sibolga, Sejumlah Anak Dilarikan ke Rumah Sakit
Sibolga - Lintas Sumut, Peristiwa dugaan keracunan makanan di Kota Sibolga, Sumatera Utara, viral di media sosial pada Kamis (5/3/2026). Sejumlah warga yang didominasi anak-anak harus dilarikan ke beberapa rumah sakit setelah menyantap mie tek-tek yang dibeli dari sebuah warung di kota tersebut.
BACA JUGA Curi Daging Babi dan Kompor di Rampah Poriaha, Dua Pria Diamankan Polsek Kolang
![]() |
| Diduga Keracunan Mie Tek-Tek di Sibolga, Sejumlah Anak Dilarikan ke Rumah Sakit/ist |
“Setelah makan mie tek-tek, anak-anak mulai muntah dan terlihat sangat lemas,” jelasnyanya.
Keluhan serupa juga dialami warga lainnya berinisial AHR. Ia mengaku mulai merasakan mual dan sakit perut sekitar dua jam setelah menyantap makanan tersebut.
Menanggapi kejadian itu, Kepolisian Resor (Polres) Sibolga melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) langsung bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi serta penyelidikan awal.
KBO Satreskrim Polres Sibolga, IPDA Erwin Siahaan, SE, mengatakan pihaknya telah menerima laporan masyarakat terkait dugaan keracunan makanan tersebut.
“Laporan sudah kami terima. Saat ini tim Satreskrim Polres Sibolga sudah turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengambil keterangan dari sejumlah pihak,” ujar Erwin.
Selain itu, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Sibolga untuk mengambil sampel makanan dari lokasi kejadian guna diperiksa lebih lanjut di laboratorium.
“Hasil laboratorium akan menjadi dasar kepastian penyebab dugaan keracunan makanan tersebut,” jelasnya.
Hingga saat ini, Polres Sibolga masih terus melakukan penyelidikan sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) guna memastikan sumber dan penyebab insiden tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi mie tek-tek tersebut agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat serta melapor ke Polres Sibolga untuk membantu proses penyelidikan. (red/tam)





Tidak ada komentar