Header Ads


Keluarga Siapa ini?, Korban Tewas Tertabrak di Jalinsum Siantar–Parapat

Simalungun - Lintas Publik, Polres Simalungun melalui Unit Gakkum Sat Lantas mengimbau masyarakat membantu mengidentifikasi seorang pejalan kaki yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Pematangsiantar–Parapat, Selasa malam (17/2/2026). Korban diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan hingga kini belum diketahui identitasnya maupun keluarga yang melapor.

BACA JUGA  Guru Besar Judoka Kungfu Indonesia Meninggal Dunia

Keluarga Siapa ini?, Korban Tewas Tertabrak di Jalinsum Siantar–Parapat/ist
Kanit Gakkum Sat Lantas, Yancen Hutabarat, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di Km 18–19, Dusun Marihat Dolok, Nagori Dolok Parmonangan, Kecamatan Dolok Panribuan. Peristiwa melibatkan mobil angkutan umum Daihatsu Grand Max BK 1137 WS milik PT Bandar Jaya Trans yang dikemudikan pria berusia 23 tahun berinisial LDH, warga Jalan Asahan KM VI Perum Sumber Jaya.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kendaraan melaju dari arah Parapat menuju Pematangsiantar. Setibanya di lokasi, korban tiba-tiba menyeberang dari sisi kiri jalan ke kanan tanpa memperhatikan arus kendaraan. Sopir tidak sempat menghindar sehingga tabrakan terjadi dan korban terpental ke badan jalan lalu meninggal dunia di tempat.

Petugas menerima laporan sekitar pukul 20.00 WIB dan langsung turun ke lokasi untuk mengamankan TKP, mengatur lalu lintas, melakukan dokumentasi, serta mengumpulkan barang bukti. Dari pemeriksaan, pengemudi dalam kondisi sehat, memiliki SIM dan STNK lengkap, serta kendaraan dinyatakan layak jalan. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp3 juta.

Kondisi jalan saat kejadian dilaporkan cerah pada malam hari, arus lalu lintas sedang, berada di kawasan permukiman, jalan lurus agak menurun dengan lebar sekitar 5,6 meter, beraspal dan bermarka namun minim rambu.

Polisi menilai faktor utama kecelakaan adalah korban yang mendadak menyeberang. Saat ini jenazah berada di rumah sakit sambil menunggu pihak keluarga. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui identitas korban diminta segera menghubungi Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun atau kantor polisi terdekat. Polisi juga mengingatkan pengendara tetap waspada di malam hari serta keluarga yang memiliki anggota dengan gangguan jiwa agar memberikan pengawasan lebih ketat demi keselamatan bersama. (red/tam)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.