Header Ads

Tim P2PK Lingkungan Hidup Temukan Limbah B3 RS Sri Pamela Tebing Tinggi

Tebing Tinggi, Petugas Tim Penataan Penaataan Dan Peningkatan Kapasitas (P2PK) Dinas Lingkungan Hidup kota melakukan verifikasi lapangan Rumah Sakit Sri Pamela, tepatnya di jalan Sudirman, Kelurahan Sri Padang,Kecamatan Rambutan kota Tebingtinggi. Senin (5/12/2022).

Tim (P2PK)  yang datang sekitar pukul 10.00 wib itu terkesan secara diam diam, awak media yang sudah menunggu satu jam lebih tidak sempat melihat proses tim tersebut.

Dalam verifikasi lapangan tersebut menyebutkan ada limbah didalam salah satu area Ipal, alhasil petugas berhasil menemukan puluhan Drum yang di duga berisi limbah B3 berbahaya sisa medis rumah sakit  yang sudah belasan tahun disimpan, di duga pihak PT. Sri Pamela Medika Nusantara  dengan sengaja di mengubur dan menyimpannya.

Ketika di konfirmasi wartawan terkait penemuan limbah B3 medis yang di nilai sangat berbahaya milik RS Sri Pamela yang dibawah kordinator PT.Sri Pemela Medika Nusantara P2PK Lingkungan Hidup kota Tebingtinggi Syahputra ST membenarkan adanya puluhan drum yang berisikan limbah B3 medis berbahaya di simpan di salah satu gudang milik PT. SPMN di Rumah Sakit Sri Pamela. 

Selain di dalam gudang, timnya juga menemukan belasan botol obat-obatan bekas yang berserakan yang masi di dalam lingkungan RS Sri pamela.

" ya, kita ( tim ) telah menemukan limbah B3 di Rumah sakit sri pamela T.Tinggi, tak hanya itu, Tim P2PK juga menemukan botol obat obatan yang kami duga dibawah ( dalam tanah ) ada banyak lagi sejenis nya" papar putra.

Selanjutnya, Ketua Tim P2PK yang juga kabid Lingkungan Hidup DLH menyampaikan hal ini melalui laporan tertulis untuk diteruskan kepada Kepala Dinas DLH T.Tinggi, dan untuk penindakkannya kita tunggu hasil dari rapat internal kami.

Sementara pihak managenem Rumah Sakit Sri Pamela atau Pejabat PT.Sri Pamela Medika Nusantara terkait penemuan P2PK Lingkungan Hidup soal limbah B3 belum bersedia memberikan keterangan. tim/tag/t


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.