Header Ads


Tali Pusat Digunting Rapi, Bayi di Sungai Bah Bolon Diduga Hasil Aborsi

LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Bayi yang ditemukan tak bernyawa di Sungai Bah Bolon tersebut diduga  merupakan hasil aborsi.

Bahkan proses aborsi itu patut diduga dilakukan tenaga medis. Dibuktikan dengan adanya klem tali pusat bayi, yaitu alat yang digunakan untuk menjepit tali pusat bayi baru lahir yang baru saja dipotong dari plasenta / ari -ari.

BACA JUGA  Mayat Bayi Ditemukan Mengapung di Sungai Bah Bolon


"Selain adanya klem tali pusat yang khusus digunakan oleh bidan atau tenaga medis lainnya. Bahwa tali pusat bayi digunting secara rapi dan bukan ditarik tok. Inilah hasil forensik kita,yang telah disampaikan kepada Kapolsek Siantar Barat,"ungkap dokter forensik RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar, dr Reinhard saat dihubungi melalui sambungan seluler, Selasa (9/8/2016).

Dr. Reinhard mengatakan bahwa bayi yang meninggal itu memiliki berat 440 gram,panjang 34 cm, berjenis kelamin perempuan, dan umur kandungan 26 minggu.

"Makanya kecendrungan aborsi itu sangat besar. Bayi itu meninggal tak lebih dari 24 jam,"terangnya.
Sementara Kapolsek Siantar Barat Iptu David Sinaga membenarkan bahwa bayi tak bernyawa itu bisa jadi hasil aborsi.

"Tadi dokter forensiknya sudah menyampaikan dugaan aborsi dan patut di duga dilakukan tenaga medis,"ujar kapolsek dari seberang telepon.

Atas hasil forensik tersebut, pihaknya akan memburu klinik atau tempat praktek yang ada.
"Karena belum kita ketahui ini bayi, apakah dibuang dari Simalungun atau Siantar. Makanya akan kita sisir klinik dan praktek yang ada, dan juga bekerjasama dengan Polres Simalungun,"katanya.


Penulis    : franki
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.