Puluhan Orangtua Siswa Datangi Sekolah Budi Murni 1 Pertanyakan Dana BOS
LINTAS PUBLIK - MEDAN, Puluhan orangtua siswa memadati kantor Yayasan Perguruan Katolik Budi Murni 1 di Jalan Timor No. 34 Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Senin (8/8/2016).
Kedatangan orangtua siswa yang terdiri dari golongan ibu-ibu ini meminta kejelasan aliran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Budi Murni 1 yang dijabat Edna Veronika Ginting selaku Kepala Sekolah.
Di ruangan Yayasan Budi Murni 1 tersebut, orangtua siswa tampak meneriaki para staf sekolah dan meminta agar Kepala Sekolah Budi Murni 1, Edna Veronika Ginting datang menemui mereka.
"Kami datang kembali lagi ke sini cuma mau bertemu kepala sekolah. Kami mempertanyakan selama ini dana BOS itu kenapa tidak pernah dijelaskan," kata orangtua siswa yang memakai baju garis-garis.
Dikatakan perempuan berambut panjang ini, kedatangan orangtua siswa untuk yang ketiga kalinya ini, hanya semata meminta Kepala Sekolah Budi Murni 1 menjelaskan selama ini dana BOS tersebut digunakan untuk kegiatan apa saja.
"Cuma mau nanya sama BOS itu aja kedatangan kami ke sini. Karena belum ada penjelasan sama sekali kemana aja itu dananya. Bukannya kami minta uang itu, tapi kami selaku orangtua murid sudah menjadi kewajiban kami pertanyakan itu," tandasnya.
Menurut orang tua siswa, Sejak tahun 2013 aliran dana BOS di SD Budi Murni 1 tidak pernah didapatkan para siswa yang jumlahnya Rp 800 ribu per tahun.
Kejadian ini menyusul setelah sekolah tersebut dijabat Kepala Sekolah SD Budi Murni 1 bernama Edna Veronika Ginting.
Editor : tagor
Sumber : tribunmedan
Kedatangan orangtua siswa yang terdiri dari golongan ibu-ibu ini meminta kejelasan aliran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Budi Murni 1 yang dijabat Edna Veronika Ginting selaku Kepala Sekolah.
![]() |
| Orangtua siswa SD Budi Murni 1 tampak berteriak di ruangan Yayasan Pendidikan Budi Murni 1 di Jalan Timor No.34 Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Senin (8/8/2016). |
"Kami datang kembali lagi ke sini cuma mau bertemu kepala sekolah. Kami mempertanyakan selama ini dana BOS itu kenapa tidak pernah dijelaskan," kata orangtua siswa yang memakai baju garis-garis.
Dikatakan perempuan berambut panjang ini, kedatangan orangtua siswa untuk yang ketiga kalinya ini, hanya semata meminta Kepala Sekolah Budi Murni 1 menjelaskan selama ini dana BOS tersebut digunakan untuk kegiatan apa saja.
"Cuma mau nanya sama BOS itu aja kedatangan kami ke sini. Karena belum ada penjelasan sama sekali kemana aja itu dananya. Bukannya kami minta uang itu, tapi kami selaku orangtua murid sudah menjadi kewajiban kami pertanyakan itu," tandasnya.
Menurut orang tua siswa, Sejak tahun 2013 aliran dana BOS di SD Budi Murni 1 tidak pernah didapatkan para siswa yang jumlahnya Rp 800 ribu per tahun.
Kejadian ini menyusul setelah sekolah tersebut dijabat Kepala Sekolah SD Budi Murni 1 bernama Edna Veronika Ginting.
Editor : tagor
Sumber : tribunmedan




Tidak ada komentar