Rayakan Imlek, Mereka Sekarang Pelit-Pelit.......
LINTAS PUBLIK – SIANTAR, Perayaan Imlek 8 Februari 2016 kali ini tak seberuntung perayaan Imlek tahun sebelumnya, karena perayaan Imlek sebelumnya, puluhan anak-anak ini dapat merasakan kegembiraan dalam merayakan Imlek, karena mendapat Angpau (uang dalam amplob merah).
Puluhan anak-anak sekitar jalan Pane yang biasa disebut anak-anak pengejar Anpau terlihat menanti orang-orang yang habis sembayang, biasanya orang-orang Thionghoa yang habis sembayang Imlek selalu memberikan Angpao untuk mereka (anak-anak).
“Wah, pelit-pelit sekarang cina ini bang, tak satupun yang mau berhenti kasih anpaunya,”kata Jojo mewakili puluhan teman-temannya, Senin pagi (8/2/2016) di jalan Panei kompleks Vihara Avalokitesvara Pematangsiantar.
Menurut Jojo, tahun baru Imlek sebelumnya, puluhan anak-anak masih bisa menerima Angpao dari orang-orang yang sembayang ke Vihara Avalokitesvara. Mereka (anak-anak) sudah sejak pukul 06:00 Wib menunggu dipintu gerbang Vihara itu, tapi sampai pukul 08:30 Wib tapi tak satupun orang yang baru saja sembayang memberikan Angpaonya.
“Tahun lalu, lumayanlah, masih bisa dapat, jadi bisa jajan kami. Tapi sampai sekarang tak ada satupun yang berhenti, ”ujar Jojo berharap akan ada orang yang memberikan Angpao kepada mereka.
Pantauan www.lintaspublik.com puluhan etnis Thionghoa yang merayakan Imlek terlihat sembayang di Vihara Avalokitesvara Pematangsiantar, ada yang mengunakan mobil dan ada juga mengunakan sepeda motor, tapi tak satupun terlihat berhenti, atau memberikan Angpao kepada puluhan anak-anak yang sedang menunggu di pintu gerbang Vihara.
“ya, namanya usaha bang, biarlah sabar kami menunggu, mana tahu ada yang baik,”kata salah seorang anak-anak tetap berharap akan ada orang yang sembayang ke Vihara itu memberikan rejekinya Imlek tahun 2016 ini.
Penulis : tagor
Puluhan anak-anak sekitar jalan Pane yang biasa disebut anak-anak pengejar Anpau terlihat menanti orang-orang yang habis sembayang, biasanya orang-orang Thionghoa yang habis sembayang Imlek selalu memberikan Angpao untuk mereka (anak-anak).
![]() |
| Anak -anak terlihat mengejar sebuah mobil keluar dari Vihara Avalokitesvara tempat sembayang Imlek tahun 2016 di jalan Panei Pematangsiantar. |
Menurut Jojo, tahun baru Imlek sebelumnya, puluhan anak-anak masih bisa menerima Angpao dari orang-orang yang sembayang ke Vihara Avalokitesvara. Mereka (anak-anak) sudah sejak pukul 06:00 Wib menunggu dipintu gerbang Vihara itu, tapi sampai pukul 08:30 Wib tapi tak satupun orang yang baru saja sembayang memberikan Angpaonya.
![]() |
| Puluhan anak-anak menunggu Angpao dari orang-orang yang sembayang di Vihara Avalokitesvara Pematangsiantar. |
“Tahun lalu, lumayanlah, masih bisa dapat, jadi bisa jajan kami. Tapi sampai sekarang tak ada satupun yang berhenti, ”ujar Jojo berharap akan ada orang yang memberikan Angpao kepada mereka.
Pantauan www.lintaspublik.com puluhan etnis Thionghoa yang merayakan Imlek terlihat sembayang di Vihara Avalokitesvara Pematangsiantar, ada yang mengunakan mobil dan ada juga mengunakan sepeda motor, tapi tak satupun terlihat berhenti, atau memberikan Angpao kepada puluhan anak-anak yang sedang menunggu di pintu gerbang Vihara.
“ya, namanya usaha bang, biarlah sabar kami menunggu, mana tahu ada yang baik,”kata salah seorang anak-anak tetap berharap akan ada orang yang sembayang ke Vihara itu memberikan rejekinya Imlek tahun 2016 ini.
Penulis : tagor






Tidak ada komentar