Header Ads


Polisi Ganteng Itu Diduga Bunuh Diri Karena Sakit Tidak Sembuh

LINTAS PUBLIK - LAMPUNG, Polda Lampung masih mengusut kasus bunuh diri yang dilakukan Inspektur Satu Syahir Perdana Lubis (23). Dugaan sementara Kepala Unit Reserse Mobile Polresta Bandar Lampung nekat menembak kepala sendiri lantaran sakit yang tak kunjung sembuh.

Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin tampak datang ke RS Bhayangkara Lampung untuk melihat jenazah anak buahnya itu. Dari hasil otopsi sementara diduga polisi ganteng tersebut sudah tewas 13 jam sebelum ditemukan.
Inspektur Satu Syahir Perdana Lubis
Inspektur Satu Syahir Perdana Lubis
“Dugaan sementara, Iptu Syarir bunuh diri karena putus asa dan tidak kuat menahan sakit. Kepada sejumlah rekannya, ia kerap mengaku sakit di bagian lambung,” kata Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwun.

Syahir cukup dikenal luas di kalangan netizen. Akun Instagram @syahirperdana miliknya telah diikuti oleh lebih dari 20.000 follower.

Diberitakan sebelumnya diduga bunuh diri, Kanit Resmob Polresta Bandarlampung Iptu M Syahrir Perdana Lubis, ditemukan tewas di rumah dinasnya Polresta Bandarlampung dengan luka tembak di kepala hingga tembus ke kepala sebelah kanan belakang, pada Sabtu (6/2/2016) sore menjelang maghrib.

Alumni Akpol tahun 2012 belum lama ini merayakan ultahnya yang ke-24 bersama anak buahnya di Polresta Bandarlampung.

Kabidhumas Polda Lampung, AKBP. Dra. Sulistiyaningsih menjelaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait tewasnya Iptu M. Syahrir Perdana Lubis`

“Pada saat ditemukan di dalam rumah dinasnya Iptu M Syahrir Perdana Lubis telah tewas ada luka tembak di bagian kepala hingga tembus ke sebelah kanan belakang. Belum diketahui apakah bunuh diri atau bukan,” ujar Kabidhumas.

Selama ini Iptu M. Syahrir Perdana Lubis selain menjabat Kanit Resmob juga menjabat Kanit Tipikor Polresta Bandarlampung.

Tidak ada yang menyangka Iptu M. Syahrir tewas dengan cara tragis karena sosoknya yang begitu familiar dan dikenal dekat dengan seluruh anak buahnya dan insan pers

“Kami tidak menyangka kalau almarhum pergi secepat itu karena tadi masih masuk kantor dan tidak ada tanda-tanda sama sekali. Hany saja terlihat agak pendiam hari ini,” ujar salah seorang anak buahnya.


Editor : tagor
Penulis : poskota

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.