Kenalkan Varietas Baru, Kodim dan Dinas Pertanian Tanam Padi di Simarimbun
LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Dalam rangka mendukung swasembada pangan di bidang pertanian sawah, Kodam I/BB kembali memperkenalkan varietas baru kepada petani yang diberi nama Kartika 182.
Karena varietas ini baru pertama kali diperkenalkan, Dandim 0207/Simalungun diwakili Kasdim Mayor Adi Sutrisno bersama Penjabat Walikota Pematangsiantar, Drs.Jumsadi Damanik,SH,M.Hum didampingi Kepala Dinas Pertanian Peternakan Robert Pangaribuan SP,M.Si, melakukan sosialisasi sekaligus percontohan kepada petani, dengan melakukan penanaman bersama, Jumat pagi (5/2/2016) di Areal Persawahan petani di Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun.
Menurut Robert, jenis bibit baru ini sudah bisa dipanen dalam waktu 80 hari setelah masa tanam. Per hektarnya menggunakan sebanyak 20 kg benih padi dengan jarak tanam sistem legowo 1: 2. Prediksi hasil panen diperkirakan menghasilkan 8 ton/hektar gabah dengan biaya operasional rata-rata Rp 7 juta/ hektar termasuk biaya pupuk, tenaga kerja, dan lain-lain.
Varietas baru ini, lanjutnya merupakan hasil penelitian penangkaran benih yang dilakukan Kodam I/BB bekerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Pangan (BPTP) Kementerian Pertanian yang berpusat di Bogor. Nantinya, jika para petani telah melihat langsung hasil panennya, akan disosialisasikan agar digunakan oleh petani di Pematangsiantar dan Simalungun.
Penanaman bersama yang digelar di lahan milik petani yang sekaligus digunakan sebagai demontration plot (demplot) Kodim 0207/ Simalungun ini juga dihadiri langsung peneliti dari BPTP Bogor, Dr.Ir. Nyoman Widiarta. "Kita terus mencoba melahirkan varietas-varietas baru sehingga tersedia banyak pilihan benih kepada petani, yang tentunya dicocokkan dengan kondisi lahan masing-masing dalam rangka mendukung program Presiden Joko Widodo mewujudkan swasembada pangan,"ujarnya.
Pj Walikota, Jumsadi Damanik mengharapkan Dinas Pertanian secara tekun dan berkesinambungan untuk terus memotivasi para petani agar kian meningkat pengetahuan serta wawasannya dalam mengolah lahan pertanian sawah yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mereka. Para Petani juga dimotivasi agar bangga menjadi petani karena telah memberikan penghidupan bagi orang banyak.
"Saya mengharapkan agar petani-petani kita terus dibina dalam rangka pengelolaan lahan pertanian yang lebih modern namun efisien dan pengasilannya meningkat. Jika kita hitung-hitung secara kasar saja, varietas baru ini bisa menghasilkan rata-rata Rp 7 juta/ hektar/ musim tanam. Ini tentunya butuh keseriusan kita bersama, apalagi TNI sudah memberikan dukungan penuh,"katanya.
Turut serta melakukan penanaman padi ini, Camat Siantar Marimbun, Fidelis Sembiring SSTP, perwakilan BPTP Provinsi Sumatera Utara, Badan Pusat Statistik (BPS) Pematangsiantar, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) serta Mantri Tani Siantar Marimbun, serta prajurit TNI dari Koramil 03 Siantar Selatan.
Penulis : franki
Sumber : tagor
Karena varietas ini baru pertama kali diperkenalkan, Dandim 0207/Simalungun diwakili Kasdim Mayor Adi Sutrisno bersama Penjabat Walikota Pematangsiantar, Drs.Jumsadi Damanik,SH,M.Hum didampingi Kepala Dinas Pertanian Peternakan Robert Pangaribuan SP,M.Si, melakukan sosialisasi sekaligus percontohan kepada petani, dengan melakukan penanaman bersama, Jumat pagi (5/2/2016) di Areal Persawahan petani di Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun.
![]() |
| Kodim dan Dinas Pertanian Tanam Padi di Simarimbun Jumat pagi (5/2/2016) di Areal Persawahan petani di Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun. |
Varietas baru ini, lanjutnya merupakan hasil penelitian penangkaran benih yang dilakukan Kodam I/BB bekerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Pangan (BPTP) Kementerian Pertanian yang berpusat di Bogor. Nantinya, jika para petani telah melihat langsung hasil panennya, akan disosialisasikan agar digunakan oleh petani di Pematangsiantar dan Simalungun.
Penanaman bersama yang digelar di lahan milik petani yang sekaligus digunakan sebagai demontration plot (demplot) Kodim 0207/ Simalungun ini juga dihadiri langsung peneliti dari BPTP Bogor, Dr.Ir. Nyoman Widiarta. "Kita terus mencoba melahirkan varietas-varietas baru sehingga tersedia banyak pilihan benih kepada petani, yang tentunya dicocokkan dengan kondisi lahan masing-masing dalam rangka mendukung program Presiden Joko Widodo mewujudkan swasembada pangan,"ujarnya.
Pj Walikota, Jumsadi Damanik mengharapkan Dinas Pertanian secara tekun dan berkesinambungan untuk terus memotivasi para petani agar kian meningkat pengetahuan serta wawasannya dalam mengolah lahan pertanian sawah yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mereka. Para Petani juga dimotivasi agar bangga menjadi petani karena telah memberikan penghidupan bagi orang banyak.
"Saya mengharapkan agar petani-petani kita terus dibina dalam rangka pengelolaan lahan pertanian yang lebih modern namun efisien dan pengasilannya meningkat. Jika kita hitung-hitung secara kasar saja, varietas baru ini bisa menghasilkan rata-rata Rp 7 juta/ hektar/ musim tanam. Ini tentunya butuh keseriusan kita bersama, apalagi TNI sudah memberikan dukungan penuh,"katanya.
Turut serta melakukan penanaman padi ini, Camat Siantar Marimbun, Fidelis Sembiring SSTP, perwakilan BPTP Provinsi Sumatera Utara, Badan Pusat Statistik (BPS) Pematangsiantar, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) serta Mantri Tani Siantar Marimbun, serta prajurit TNI dari Koramil 03 Siantar Selatan.
Penulis : franki
Sumber : tagor





Tidak ada komentar