Jelang Pilkada Simalungun, Menentukan Pilihan Yang Tepat…
LINTAS PUBLIK, Siapa yang akan Kupilih?? Dalam Menentukan pilihan kita sering merasa ragu-ragu, bingung, dan selalu bertanya pada orang lain. Menentukan keputusan, siapa yang terbaik dari beberapa alternative yang dipilih memang bukan perkara mudah, apalagi jika resiko didalamnya diperkirakan sama-sama memiliki imbas yang cukup besar yang tidak hanya pada diri sendiri tapi juga pada orang disekitarnya, demikian ungkapan ini disampaikan DR. Arman Purba Dosen di salah satu perguruan Tinggi Negeri di Sumatera utara ini melalui akun face booknya, Selasa pagi (9/2/2016).
Arman yang aktif dibeberapa organisasi seni , budaya dan keagamaan ini menambahkan, Dalam menentukan pilihan, kita harus mendengarkan hati nurani, unsur rasionalitas harus dijaga agar selalu lebih unggul daripada emosi hati. Sering kita berpikiran karena emosi yang meluap-luap maka tidak ada unsure rasionalitas, sehingga kecenderungan kita hanya mengikuti apa kata ‘orang’, tanpa memperhatikan factor pendukung mengapa aku harus memilih dia.
Mungkin banyak orang menentukan pilihan karena bujukan, karena unsure family atau marga atau karena ada jasa yang didapatkan. Bila kita masih mau ‘dibeli’ berarti kita tidak memiliki ‘nilai’ yang seharusnya kita pertahankan karena menyangkut harga diri dan menynjukkan jati diri kita siapa sesungguhnya kita. Dan karena hidup ini, walaupun kita diperhadapkan sulitnya menentukan pilihan, kita tetap harus memilih.
Pilihlah orang yang dapat membawa perubahan, yang memiliki kepedulian, yang menghargai masyarakatnya. Seperti perkataan Albert Einstein, ‘berupayalah tidak hanya menjadi manusia yang sukses, tapi juga menjadi manusia yang bernilai’.
Artinya, kita bisa menjadi bernilai apabila kita menentukan pilihan atas pilihan sendiri dengan berbagai pertimbangan dengan tolak ukur yang kita miliki, bukan karena pengaruh orang lain. Setiap keputusan tetap memiliki resiko, tapi kita dapat memperkecilnya bila kita bisa menentukan dengan pilihan yang terbaik dan meminta petunjuk pada Tuhan. Selamat Memilih….Pilihanmu menentukan masa depan rakyat Simalungun dan Pematangsiantar….!!!.
Editor : tagor
![]() |
| Arman Purba |
Mungkin banyak orang menentukan pilihan karena bujukan, karena unsure family atau marga atau karena ada jasa yang didapatkan. Bila kita masih mau ‘dibeli’ berarti kita tidak memiliki ‘nilai’ yang seharusnya kita pertahankan karena menyangkut harga diri dan menynjukkan jati diri kita siapa sesungguhnya kita. Dan karena hidup ini, walaupun kita diperhadapkan sulitnya menentukan pilihan, kita tetap harus memilih.
Pilihlah orang yang dapat membawa perubahan, yang memiliki kepedulian, yang menghargai masyarakatnya. Seperti perkataan Albert Einstein, ‘berupayalah tidak hanya menjadi manusia yang sukses, tapi juga menjadi manusia yang bernilai’.
Artinya, kita bisa menjadi bernilai apabila kita menentukan pilihan atas pilihan sendiri dengan berbagai pertimbangan dengan tolak ukur yang kita miliki, bukan karena pengaruh orang lain. Setiap keputusan tetap memiliki resiko, tapi kita dapat memperkecilnya bila kita bisa menentukan dengan pilihan yang terbaik dan meminta petunjuk pada Tuhan. Selamat Memilih….Pilihanmu menentukan masa depan rakyat Simalungun dan Pematangsiantar….!!!.
Editor : tagor





Tidak ada komentar