Header Ads


Ini Penyebab Istri Afrizal Melahirkan Prematur Kemudian Meninggal Dunia

LINTAS PUBLIK - MEDAN, Postingan Afrizal menghentak dunia maya yang menceritakan istrinya yang koma akhirnya dinyatakan meninggal dunia usai melahirkan secara caesar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi Medan.

Namun apa penyebab kematian istrinya? Sehingga membuat Afrizal, yang kini sudah menjadi ayah begitu berduka.

Menurut para medis RSUD Pirngadi Medan, istrinya Nur Yanthi Nadhinna meninggal karena istilah medis yang disebut somnolen.
Afrizal bersama alm. istrinya saat dipelaminan )kiri),  Nur Yanthi Nadhinna Istri Afrizal
saat koma di Rumah Sakit sebelum dinyatakan meninggal. photo / facebook Afrizal

Kepala Ruangan Perinatologi RSUD Pirngadi Medan, Lumiat menyebut Nur meninggal karena kehilangan kesadaran.

Tidak hanya itu, saat dilarikan ke rumah sakit kondisi Nur juga mulai lemah.

Di samping itu menurut Lumiat, apa yang dialami Nur Yanthi adalah karena ia masih terlalu muda dan belum matang untuk dibuahi.

Zaman sekarang, katanya, perempuan disarankan untuk tidak hamil sebelum berumur 24 tahun.

"Muda kali pulanya dia. Sekarang itu, dalam peraturan pun udah ada, kalau belum 24 sebaiknya jangan hamil dulu. Gak bisa sekarang. Kalau dulu lainlah," ujarnya.
Humas RSUD Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin, mengatakan, Yanthi meninggal dunia bukan karena kesalahan medis.

"Memang dia pas masuk IGD sudah menurun kesadarannya," kata Edison, saat ditemui di RSUD Pirngadi Medan, Selasa (9/2/2016).

Seperti diketahui, Nur Yanthi "baru" berusia 17 tahun saat ia melahirkan bayinya pada tanggal 7 Februari lalu. Sedangkan suaminya, Afrizal, "baru" berusia 21 tahun.

Sebelumnya, duka mendalam dialami oleh Afrizal warga Medan yang berhasil menghentak dunia media sosial di jagat dunia maya.
Postingannya hingga saat ini dia kebanjiran simpati dari oleh 2.066.342 pengguna Facebook.

Setelah beberapa hari mengalami koma di rumah sakit, istrinya Nur Yanthi Nadhinna akhirnya meninggal dunia. Afrizal menyatakan hal itu di dalam akun Facebooknya.
"Selamat jalan sayangku , selamat jalan cintaku , selamat jalan kasihku," tulisnya sambil menyematkan emotikon menangis, Selasa (9/2/2016).
Sejak dua hari yang lalu istrinya dirawat intensif di RSUD Pirngadi Medan usai menjalani bedah caesar di sana.

Nahasnya, anak Afrizal yang baru dilahirkan juga saat ini sedang menjalani perawatan intensif juga karena juga diduga terkontaminasi racun.

"Ya Allah, sadarkan anak dan istriku. Bangun kan mereka dari tidur nya , jgn biar kan mereka tertidur terlalu lama. aku gk sanggup tuhan , harus melihat mereka seperti ini. Jangan biarkan mereka meninggal kan aku disini, aku gak sanggup sumpah gk akn pernah sanggup," tulis Afrizal di akunnya.
Perlu dicatat, Afrizal melemparkan postingannya pada 7 Februari 2016 lalu atau dalam tempo dua hari saja sudah menjaring 57.002 komentar dari para netizen di Facebook.

Tidak hanya itu, Afrizal juga menjaring sebanyak 267.306 likes dan 8.236 kali shere.

Hingga akhirnya hari ini Afrizal mengunggah postingan terbarunya yang menyatakan istrinya sudah meninggal dunia. Dia pun tidak dapat menyembunyikan kesedihannya.


Editor   : tagor
Sumber : tribunmedan

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.