Kisah Boru Perdede : Uang 110 Juta Diberikan, Tapi Tetap di Ludahi Anaknya
LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Ditemani Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba, puluhan wartawan yang telah menunggu di salah satu warung,akhirnya menemui Elli br Pardede (75) korban penyekapan yang diduga dilakukan anaknya,yang terletak di kompleks Perumahan Bersatu Maju Blok III Jalan Pdt Wismar Saragih Kelurahan Martoba Kecamatan Siantar Martoba.
Dengan menahan tangisnya, oppung Elli mengaku telah diludahi anaknya Daniel Silalahi sebanyak 4 kali dan disiram dengn air.
“Diludahinya mukaku. Tak kurang dari empat kali dia (Daniel) meludahi aku,”kata Elly Kristina Pardede sambil menunjuk beberapa bagian wajahnya.
Oppung Elli bahkan tidak mengetahui,penyebab anaknya marah kepadanya. Hanya saja, malam sebelum kejadian, dia dan cucunya Gloria boru Siburian menyatakan ingin ikut putrinya Hosana boru Tarigan pulang ke Medan.
Puncaknya, Rabu pagi, anaknya itu marah-marah dan menyiramnya dengan air teh manis dan air dingin.
Tak hanya itu, anaknya itu terus emosi dan berkali-kali meludahi wajahnya.
“Takut aku tinggal di sini, lebih baik aku tinggal sendiri,”ujarnya.
Dilanjutkannya, sebelumnya sekira 2 tahun lalu dia sudah menyerahkan uang Rp110 juta hasil penjualan harta warisan kepada anaknya itu. Namun anaknya itu menyia-nyiakannya.
“Sudah kukasih uang 110 juta tapi gak ada hasilnya dibuatnya,”ujar ibu rent utu sedih.
Saat ditanyakan apakah memang benar adanya penyekapan tersebut,oppung ini tidak berani menjawab. Dan kembali menegaskan,bahwa ia tidak mau lagi serumah dengan anaknya Daniel Tarigan.
Penulis : franki
Editor : tagor
Dengan menahan tangisnya, oppung Elli mengaku telah diludahi anaknya Daniel Silalahi sebanyak 4 kali dan disiram dengn air.
“Diludahinya mukaku. Tak kurang dari empat kali dia (Daniel) meludahi aku,”kata Elly Kristina Pardede sambil menunjuk beberapa bagian wajahnya.
![]() |
| Elli boru Pardede |
Puncaknya, Rabu pagi, anaknya itu marah-marah dan menyiramnya dengan air teh manis dan air dingin.
Tak hanya itu, anaknya itu terus emosi dan berkali-kali meludahi wajahnya.
“Takut aku tinggal di sini, lebih baik aku tinggal sendiri,”ujarnya.
Dilanjutkannya, sebelumnya sekira 2 tahun lalu dia sudah menyerahkan uang Rp110 juta hasil penjualan harta warisan kepada anaknya itu. Namun anaknya itu menyia-nyiakannya.
“Sudah kukasih uang 110 juta tapi gak ada hasilnya dibuatnya,”ujar ibu rent utu sedih.
Saat ditanyakan apakah memang benar adanya penyekapan tersebut,oppung ini tidak berani menjawab. Dan kembali menegaskan,bahwa ia tidak mau lagi serumah dengan anaknya Daniel Tarigan.
Penulis : franki
Editor : tagor




Tidak ada komentar