80 Persen Polantas dan Reserse Stres
Beban Tugas Sangat Berat
LINTAS PUBLIK - JAKARTA , Di balik fisik tegap dan sikap tegasnya, polisi ternyata banyak yang mengalami stres. Bahkan hasil penelitian melalui tes psikologi cukup mencengangkan. Disebutkan, 80 persen anggota polisi dari kesatuan reserse dan lalulintas menderita stres berat.
LINTAS PUBLIK - JAKARTA , Di balik fisik tegap dan sikap tegasnya, polisi ternyata banyak yang mengalami stres. Bahkan hasil penelitian melalui tes psikologi cukup mencengangkan. Disebutkan, 80 persen anggota polisi dari kesatuan reserse dan lalulintas menderita stres berat.
![]() |
| iptu Budi Riyono semasa hidup |
Hal itu karena beban tugas terlalu berat disandang. Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Anton Charliyan, Senin (2/11), mengungkapkan itu terkait kematian Kanit Lantas Polsek Cipondoh, Iptu Budi Riono yang nekat bunuh diri dengan cara menembak kepalanya lantaran asmara.
“Salah satu penelitian internal terhadap Polantas Metro Jaya dan anggota reserse, 80 persen anggota stres karena beban tugas,” ujar Irjen Anton Charliyan.
Selain masalah pribadi, kata Anton, beban tugas memicu anggota Polri mengalami tekanan yang berpotensi membuat mereka berpikir singkat. BACA JUGA Sebelum Polisi Bunuh Diri, Sempat Bertengkar dengan Istri
PENDEKATAN EMOSIONAL
Karena itu, petinggi Polri diharapkan dapat meningkatkan pendekatan emosional kepada anggota mereka untuk mengetahui kepribadian dan beban masing-masing secara mendalam.
“Pimpinan diharapkan lebih terbuka kepada anak buah. Untuk itu, harus ada jam pimpinan khusus yang saling berkumpul untuk mengemukakan unek-unek masing-masing,” tukas Anton.
Apabila ada anggota merasa tidak nyaman berbicara dengan pimpinannya dalam waktu berkumpul, dipersilakan bicara secara pribadi. “Kami juga akan lebih memperketat peminjaman serta pemakaian senjata api oleh anggota Polri agar tidak disalahgunakan,” ucapnya.
Editor : tagor
Sumber : poskota





Tidak ada komentar