Header Ads


Terkait Face Book Lingga Napitupulu, Kalapas Siantar Tolak Bertemu

LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Kalapas 2A Siantar Mananti Sukardi tidak mau menjumpai wartawan terkait bebasnya salah seorang narapidana Lingga Napitupulu mengupdate status di Facebook pada tanggal 30 Septemberi 2015.
Meskipun wartawan telah lama menunggu di luar pintu masuk,tetap juga Kalapas mengelak untuk berjumpa. Bahkan ia, meminta wartawan yang hendak memawancarainya supaya menitip pertanyaan ke bagian informasi lapas,Jumat (2/10/2015)
"Wartawan, kalian titip aja pertanyaan ke Bagian Informasi biar saya jawab, saya masih ada rapat kecil ini, jadi nggak bisa menjumpai kalian," ucap Kalapas Siantar Mananti Sukardi ketika dikonfirmasi salah satu wartawan yang pembicaraannya diperdengarkan dengan pengeras suara. BACA JUGA  Setelah Diberitakan, Facebook Narapidana Lingga Napitupulu Menghilang
Ketika didesak untuk meminta ketemu, Kalapas Sukardi tidak juga memberi ruang.
"Apalagi yang mau saya jelaskan, tidak ada lagi, ini kami mau rapat lagi, sudah yah," jawabnya.
Lapas Klas II Kota Pematangsiantar
Begitu juga saat ditanyakan apakah petugas Lapas sudah merazia tahanan yang mempergunakan handphone, ia menuturkan sudah melakukan namun tidak menemukan apapun.
"Kami sudah melakukan razia, tidak ada kami temukan apapun dari Lingga Napitupulu," jelasnya
Sukardi juga mengatakan bahwa yang mengupdate status dari Lingga Napitupulu itu adalah keluarga tahanan atas nama Lingga Napitupulu. BACA JUGA  Narapidana Lingga Napitupulu "Main HP" di Lapas
"Yang mengupdate status itu kemungkinan anak atau istri dari Lingga Napitupulu, kalau Lingga yang mengupdate, tidak mungkin itu," jawabnya dengan nada tinggi.
Saat ditanyakan apakah pengunjung diperbolehkan membawa handphone dan mengambil gambar dilapas, karena foto yang diupload Lingga Napitupulu adalah foto di tahanan, Sukardi berkelit dan mengatakan bahwa khusus istri Lingga Napitupulu bisa.
"Istri  Lingga kan dokter jadi bisa bawa handphone, karena Istrinya ini datang mau mengobati  Lingga," ucapnya.


Penulis : franki Editor : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.