Header Ads


Eks Pacar Dikeloni di Rumah, Isteri Sewot dan Lapor Polisi

LINTAS PUBLIK - BALI, JIKA ada peselingkuh berdarah dingin, orangnya ya si Wayan, 35, dari Buleleng, Bali ini. Bermesum ria bukan ke hotel, dia justru membawa eks pacar ke rumah dan digauli sampai tuntas, tass. Enak bagi Wayan dan WIL-nya, tapi enek bagi Ny. Made, 30. Satpam pabrik  itu dilaporkan ke poli
Ilustrasi
si, ternyata malah punya kasus lain.

Satpam pabrik uang saja gajinya kecil, apa lagi yang hanya Satpam pabrik biasa. Tapi urusan onderdil kadang manusia tak mau mengukur kemampuan. Meski gajinya kecil, masih juga berinvestasi ke urusan selangkangan. Akhirnya rejeki yang mustinya full dibawa ke rumah, sebagian dialirkan untuk WIL-nya. Padahal bila mana ketahuan, alamat rumahtangga bakal hancur berantakan.

Yang dilakukan Wayan warga Desa Kalisada, Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng, lebih parah lagi. Tak mampu menyewa kamar di hotel, enak saja WIL-nya dibawa ke rumah dan dikeloni bak istri sendiri. Ini kan sama saja mau buang hajat di halaman rumah sendiri. Ya kalau tak ketahuan istri. Jika sampai ketahuan, bagaimana malunya pada keluarga istri dan tetangga.

Saat duduk di SMA dulu Wayan memang punya pacar lumayan cantik. Tapi lantaran belum jodoh, cewek itu menikah dengan lelaki lain. Wayan yang cintanya belum begitu mendalam laksana lautan Teduh, tak sampai patah hati. Begitu dapat cantolan gadis lain, Wayan pun menikah dan hidup bahagia bersama istrinya sekarang, Made.

Puluhan tahun kemudian, eh kok Wayan ketemu dengan Kadek, 32 kekasihnya dulu. Sungguh tak dinyana, dia kini dalam status janda. Lowongan ada lagi, dong. Kalau mau tinggal siapkan berkas lamaran, dilengkapi Curikulum Vitae, kartu kuning Depnaker dan Surat Keterangan Berkelakuan Baik dari Kepolisian, lamaran siap diajukan.

Ternyata, tanpa harus pakai berkas-berkasan segala, Kadek siap dipacari lagi, merenda kasih yang sekian puluh tahun. Wayan pun kembali bernafsu, karena penampilan mantan doi itu juga masih tak begitu banyak berubah. Maklum namanya barang seken, plat kopling dan mataharinya memang sudah waktunya diganti. Tapi secara umum, Kadek memang masih enak “dikendarai”.

Wayan – Kadek kembali laksana seperti Rama dan Sinta. Sekian puluh tahun lalu sudah berkoalisi kok sampai sekarang belum pernah “eksekusi”, rasanya gimana gitu. Maka di kala istri tak di rumah, Wayan dengan beraninya membawa Kadek ke rumah. Dan di kamar pribainya pula, bebas kekasih lama itu digauli sepuasnya seakan menebus dendam masa lalu. “Biar hanya jadi generasi penerus, nggak papa.” Kata batin Wayan.

Sukses dengan penggaulan pertama, rupanya Wayan ketagihan. Ketika di rumah situasinya aman terkendali, kembali Kadek diselundupkan ke rumah. Tapi sial kali ini, ketika keduanya sedang bergulat antara hidup dan mati, eh Made memergoki. Tak ayal lagi Kadek dan Wayan melarikan diri.

Made yang tidak terima akan kelakuan suami, segera lapor polisi. Selang beberapa hari Wayan ditangkap. Ternyata dari sini terungkap kasus lain, karena diam-diam dia memiliki senjata api gelap. Maka dia segera dijebloskan ke penjara, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Masih pelihara pistol organik segala, kan sudah punya pistol gombyok?.



Editor        : tagor
Sumber     : poskota


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.