Header Ads


Ditahan di Gudang, Tiga Karyawan Indomaret Ngadu ke Dinsosnaker

LINTAS PUBLIK, Tiga karyawan yang bekerja di Indomaret Jalan Parapat Kelurahan Naga Huta Timur Kecamatan Siantar Marimbun , akhirnya melaporkan tindakan Supervisor Indomaret Joel Pardede dan Simon ke Dinsosnaker,karena memaksa ketiganya untuk mengundurkan diri.Kamis (8/10/2015).
Tiga karyawan Indomaret yang ditahan di gudang karena belum melunasi ketekoran brangkas uang pada Rabu malam (7/10/2015)
Kejadian ini bermula ketika, Rabu malam (7/10/2015), Tiga karyawan yakni Trinanda Saputra (22) alias Aseng sebagai Kepala Toko warga Emplasmen Bah Butong Kabupaten Simalungun, Henny boru Harahap (19) warga jalan Kedondong kecamatan Siantar Sitalasari dan Dina (22) warga Perumnas Batu Enam Kabupaten Simalungun, dituding sebagai dalang ketekoran kas Indomaret tempat mereka bekerja.
Saat itu, Supervisor Joel Pardede memeriksa berangkas kas, dimana ketiganya akan berganti shift. Saat itulah, Supervisor menemukan selisih berangkas sebesar Rp.2.400.000 ( Trinanda tekor Rp 800.000, Henny tekorRp 900.000 dan Dina Rp 700.000).
Sehingga, Supervisor memutuskan agar mereka membayarkan selisih kas tersebut, hari itu juga. Namun, karena ketiganya tidak memiliki uang, mereka bermohon kepada Supervisor untuk membayarnya secara mencicil.
"Namun Supervisornya tidak mau, meskipun sudah ada menyicil Rp.400.000,tetap Supervisor berskikuh harus dilunaskan,"ungkap Henny br Harahap
Karena itulah,lanjut Henny, kami bertiga tidak diperbolehkan pulang sebelum selisih brangkas dilunasi. "Sebelum itu lunas, kami berada di ruang gudang Indomaret,"jelas
Tiga Karyawan Indomaret yang ditahan di Gudang, ngadu ke Dinsosnaker, Kamis (8/10/2015).
Selain itu, pada sore harinya, kami dibawa ke Kantor Cabang yang berada di Jalan Sisingamangaraja tepatnya depan Kelapa Dua untuk buat surat pengunduran diri.
"Karena dibawa tekanan kami terpaksa menandatanganinya,"jelas Henny.
Orang tua Henny Harahap, Samsudin Harahap mengatakan kedatangannya ke Dinsosnaker untuk mendampingi anaknya atas perlakuan yang dilakukan managemen Indomaret hingga ditahan di gudang.
"Perbuatan itu jelas tidak masuk akal, kalau anak saya bersalah ya pecat saja.Tapi saya yakini, ketekoran kas itu bukan perbuatan anak saya, bisa saja dilakukan karyawan lainnya, yang masuk di shift yang sama,"ungkap Samsudin.
Salah seorang pegawai Dinsosnaker Esron Saragih menyarakan agar ketiga karyawan Indomaret, memberikan pernyataan tertulis dulu.Sehingga, dapat ditindak lanjuti.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.