Sungai Pintu Air Mengamuk, Warga Simarito Menangis
LINTAS PUBLIK – SIANTAR, Hujan lebat yang terus menerus membuat
sungai Pintu Air Mengamuk, karena tidak
dapat menampung derasnya air hujan yang datang tiba-tiba. Sehingga membuat warga jalan Kenanga kelurahan Simarito menangis melihat apa yang terjadi terhadap
rumahnya.
![]() |
| Rumah salah satu warga jalan Kenanga yang terkena banjir |
“Menangislah kami pak melihat rumah kami ini, tidak bias berbuat
banyak, kami lihatlah dari kejauhan rumah kami dihancurkan air bah itu,”kata Boru
Aritonang yang rumahnya hancur menceritakan
bagaimana terjadinya banjir itu menghancurkan rumahnya kepada Lintas Publik Online, Rabu malam (20/5/2015).
Boru Aritonang yang sudah 30 tahun tinggal di tempat itu
mengatakan, bahwa tempat tinggalnya sekarang adalah pemberian mertuanya Turiani
(60), yang juga tinggal di sekitar lingkungan rumanya.
“Itu rumah mertua ku, yang menempati kami, Sri dan Yani,”terang
Boru Aritonang sambil menitikan Air matanya.
Ada sekitar 17 rumah yang rusak akibat banjir bandang ini, diantaranya rumah Febrian, Ita, Ruri Arludi , Turiani dan lainnya.
“Ada sekitar 17 rumahlah yang hancur,”kata Riyadi pemuda
setempat yang berhasil menolong tetangganya ke tempat yang aman dari banjir.
LP1/t





Tidak ada komentar