Header Ads


Siantar Harus Ambil Peluang Bisnis Pembangunan KEK Sei Mangkei di Simalungun


LINTAS PUBLIK – SIANTAR, Dibukanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei di wilayah Kabupaten Simalungun, harus memberikan nilai tambah secara ekonomis kepada warga Kota Pematangsiantar. Kehadiran investor yang membuka beragam perusahaan di KEK tersebut, tentu sangat berdampak terhadap peningkatan ekonomi kawasan-kawasan di sekitarnya.

 “Banyak industri yang bakal beroperasi di Sei Mangkei tersebut, yang tentunya membutuhkan karyawan. Karyawan sudah tentu membutuhkan tempat tinggal dan juga memerlukan banyak kebutuhan hidup lainnya. Jika hal ini tidak kita lirik sebagai peluang usaha, kita akan tertinggal, padahal banyak usaha yang bisa dibuka dengan keberadaan KEK tersebut,” ujar Walikota Pematangsiantar, Hulman Sitorus SE, Selasa (26/5/2015) saat membuka Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) bulan Mei 2015 di Ruang Data Pemko.
Rakorbang Pemerintah Kota Pematangsiantar

 Karena itulah, kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pematangsiantar, Ir.Renward Simanjuntak MM, selaku lembaga Pelaksana Rakorbang tersebut, dibutuhkan koordinasi lintas sektoral maupun instansi, untuk bisa melihat peluang-peluang ekonomi apa saja yang bisa dibuka, yang pada gilirannya dapat menopang pembangunan di kota Pematangsiantar.

Saat memberikan laporan kegiatan Rakorbang di depan ratusan Pejabat dan Staf Pemko Pematangsiantar, Renward mengingatkan perlunya sinergitas dalam pembuatan program antar instansi, sehingga tidak terkesan kerja sendiri-sendiri.

”Rakorbang ini harus bisa menjadi media dan panggung bagi kita semua selaku aparatur maupun pemangku kepentingan dalam memberikan masukan, saran dan kritik terhadap program kerja kita beberapa waktu kedepan,”katanya.

Dengan demikian, lanjutnya, apa yang diprogramkan dan dikonsep secara bersama dapat diketahui mana yang prioritas, mana yang perlu dievaluasi dan mana yang masih perlu dimatangkan. Untuk itulah, kegiatan ini harus jelas membuat progress bulanan, triwulan dan seterusnya.

“Sehingga begitu sebuah program hendak dijalankan, sudah ada konstruksi yang jelas tentang arah dan tujuan serta fungsi program tersebut dikerjakan,” terang Reinward.  Fra /t

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.