Menghindari Wartawan, Pansus “Sembunyi” Ke luar Daerah
LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Hanya untuk
membuat kesimpulan , Pansus LKPJ T.A 2014 dan LKPJ AMJ Walikota 2010-2015 harus
ke luar daerah. Bahkan, anggaran yang dipakai milik pribadi,padahal dalam
pembentukan Pansus ini, segala biaya yang ditimbulkan dalam mengerjakan
pekerjaan Pansus sudah diangarkan dan dibebankan kepada keuangan Negara.
Ketua Pansus Kenndey Parapat,SE membenarkan
adanya keinginanan rekan-rekan Pansus,untuk membuat kesimpulan dari rapat-rapat
kerja dengan instansi Pemerintah Daerah kota Pematangsiantar dilakukan di luar
daerah. BACA JUGA Di Tuduh Menerima 30 Juta, Kennedy Akhirnya Melapor Kepolisi
![]() |
| Ketua Pansus Kennedy Parapat |
“kemarin habis rapat kerja Pansus, ada masukan
kawan-kawan bagaimana konsep pembahasan untuk kesimpulan, Pansus dihadapkan
dengan suasan tenang.Tawaran yang muncul,menyebutkan pansus pergi ke Medan
bahkan ke Parapat. Sehingga Pansus dalam membuat rekomendasi tanpa intervensi
apapun. Juga menghindari wartawan, mana tahu jika di sini kita simpulkan,ada
wartawan ikut nimbrung mendengar lalu di muat ke media, padahal kesimpulan
belum kita serahkan,” ucap Kennedy Parapat,Rabu (27/05/2015) di ruang Komisi I
Ketika ditanyakan,dugaan kepergian Pansus ini ke luar daerah apakah untuk pengamanan?,
Kennedy menyerahkannya kepada masing=masing anggota Pansus.
“
Itu urusan pribadi masing-masing sama TuhanNya,” ucap Kennedy singkat.
Kennedy
juga mengatakan, bahwa dalam kesimpulan nanti,dirinya bukan seorang diri
memutuskan, tetapi harus ada kesepakatan dari anggota pansus lainnya. Keputusan Pansus harus berdasarkan
musyawarah untuk mufakat.
Kennedy bahkan mengilustrasikan, dengan sebuah
rokok yang terletak diatas meja, jika kawan-kawan bilang ini pisang, maka rokok
ini berubah jadi pisang. “Jika kata musyawarah untuk mufakat buntu, pasti
dilakukan voting.” Ucapnya.
Namun, lagi-lagi Kennedy meminta kepada kepada
masyarakat untuk tidak berpandangan negatif terhadap Pansus, karena ini
merupakan kepercayaan. “sebagian besar anggota DPRD ini orang baru,jika tugas
ini tidak kami lakukan sebaik mungkin,bisa-bisa masyarakat tidak mempercayai
kami lagi 5 tahun ke depan,”tandasnya.
Ketika dikonfirmasi dengan Sekretaris DPRD
Mahadin Sitanggang terkait keberangkatan Pansus ke luar daerah, Mahadin mengatakan
bahwa segala biaya tersebut tidak ditampung di DPRD. “ Tidak ada kita (Sekretariat
DPRD) mengeluarkan biaya itu,mungkin dana pribadi,”ucapnya .
Ketika dihubungi, ketua DPRD Eliakim Simanjuntak mengaku tidak
tahu tentang kepergian Pansus ke luar daerah untuk membuat kesimpulan, dan tidak
ada surat pansus perihal hal tersebut. Eliakim juga mengatakan tidak tahu
kemana anggota Pansus pergi. Karena menurut Eliakim, tidak ada surat yang
masuk kepada dirinya, perihal permohonan Pansus ke luar daerah untuk membuat
kesimpulan.
“ Saya
tidak tahu kemana mereka pergi, biayanya juga saya tidak tahu dari
mana,”ucapnya . fra/t





Tidak ada komentar