Header Ads


Kewenangan Dinas Kebersihann "Diamputasi"

LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Dinas Kebersihan "curhat" kepada Pansus,bahwa kewenangannya banyak "diamputasi", giliran mempertanggung jawabkan masalah,dinas kebersihan harus terdepan menghadapinya. Seperti banjir yang kerap terjadi jika hujan lebat turun,salah satu penyebabnya karena banyaknya sampah di drainase.

Tugas mengorek sampah itu merupakan tanggung jawab dinas Bina Marga dan Pengairan. Tetapi,kita tidak melihat itu,meskipun bukan kewenangannya,pihaknya tetap menurunkan petugas mengorek sampah yang ada di drainase. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kebersihan Drs.Robert Samosir saat rapat kerja dengan Pansus di ruang komisi III,Kamis (21/05/2015).
Rapat Pansus di DPRD Siantar

Robert menegaskan,tugas dinas kebersihan hanya mengangkut sampah dari TPSS (Tempat Pembuangan Sampah Sementara) ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Tugas menyapu sampah merupakan tugas kecamatan,membersihkan. Gorong-gorong di lorong-lorong warga tugas dinas tata ruang pemukiman. Tetapi acap kali,petugas kebersihan kecamatan,menumpuk sampah di pinggir jalan bahkan membuangnya ke parit.

 " Kita tidak berwenang memberikan sanksi kepada mereka(kecamatan).Padahal saya selalu menghimbau,setelah disapu seharusnya ditumpuk di TPSS,"ujar Robert .

Seketika itu,Kennedy Parapat berujar apakah tidak ada koordinasi diantara instansi? " Memang ada koordinasi,tetapi ada baiknya DPRD memfasilitasi penambahan wewenang.Biar jangan hanya angkut sampah ke TPA saja," tandas Robert.

Nurlela Sikumbang anggota Pansus,mempertanyakan bagaimana penagihan rertribusi sampah bagi yang memakai sumur bor. Padahal,pembayaran retribusi bersamaan dengan pembaran tagihan air di PDAM?
Robert Samosir mengatakan,pihaknya berkoordinasi dengan kelurahan telah melakukan pendataan bagi warga yang memakai sumur bor. Diakui Robert,memang benar terjadi penurunan pelanggan sebanyak 1000 KK.


 "PDAM Tirtauli menyampaikan kepada kita,sebanyak 1000 pelanggan telah beralih ke sumur bor.Dan,penagihan retribusi sampah akan dilakukan kelurahan dan kecamatan,"jelas Robert. Fra/t

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.