Anggaran 211 Milyar, Tapi Siantar Masih Banjir
LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Agenda Pansus yang memanggil dinas
Tarukim,Badan Lingkungan Hidup,Dinas Pendidikan untuk menghadiri rapat
kerja terpaksa batal.Hanya ada satu SKPD yang mematuhi undangan DPRD
yakni Dinas Bina Marga dan Pengairan.Rabu(20/05/2015).
Ketua Pansus Kennedy Parapat saat dihubungi perihal tidak hadirnya SKPD yang diundang mengaku heran. Meskipun begitu,Pansus kembali melakukan pemanggilan ulang. Saat ditanyakan alasan SKPD tersebut? Kennedy menyebutkan jika dinas Tarukim terkendala datang,karena menghadiri MTQ di lapangan Adam Malik. BACA JUGA Banjir Bandang, Pecinta Bah Bolon : Pemko Siantar Kurang Menghargai Sungai
Itupun mereka berjanji akan datang sore hari. Tunggu punya tunggu,Tarukim tidak nongol juga,saat dihubungi Kadis Lukas Barus,selulernya malah mati.
" Kita jadwal ulang panggil Tarukim,ya nanti harus hadir," ujar Kennedy.
Terhadap Badan Lingkungn Hidup?mereka tidak hadir karena menghadiri rapat di Medan. Lalu dinas Pendidikan? Kennedy menyebut tidak mengetahui alasan ketidakhadirannya,padahal pansus masih memiliki segudang pertanyaan tentang SMA 4.
" Tentang SMA 4,masyarakat menunggu perkembangannya.Pansus juga,ingin mengetahui lebih dalam,apakah benar Pemko akan melanjutkan ruislag," tutur Kennedy lagi .
Sementara saat rapat kerja Pansus dengan dinas bina marga dan pengairan yang berlangsung pukul 16.00 Wib,menyoroti masih terjadinya banjir terutama di jalan protokol seperti jalan sutomo,jalan gereja,simpang 2 dan daerah lainnya.
Padahal kata kennedy,anggaran pemeliharaan jembatan dan drainase selama 5 Tahun sebesar 211 Milyar. " Kenapa masih terjadi banjir jika hujan turun?padahal anggarannya sangat besar.," Ucap Kennedy mempertanyakan Dinas Bina Marga mengatakan,terjadinya banjir karena drainase dari hulu ke hilir bermasalah.Sehingga,aliran air tidak bermuara ke sungai. Fra/t
Ketua Pansus Kennedy Parapat saat dihubungi perihal tidak hadirnya SKPD yang diundang mengaku heran. Meskipun begitu,Pansus kembali melakukan pemanggilan ulang. Saat ditanyakan alasan SKPD tersebut? Kennedy menyebutkan jika dinas Tarukim terkendala datang,karena menghadiri MTQ di lapangan Adam Malik. BACA JUGA Banjir Bandang, Pecinta Bah Bolon : Pemko Siantar Kurang Menghargai Sungai
![]() |
| Rumah warga Simarito Rusak akibat banjir, Rabu malam (20/5/2015) |
Itupun mereka berjanji akan datang sore hari. Tunggu punya tunggu,Tarukim tidak nongol juga,saat dihubungi Kadis Lukas Barus,selulernya malah mati.
" Kita jadwal ulang panggil Tarukim,ya nanti harus hadir," ujar Kennedy.
Terhadap Badan Lingkungn Hidup?mereka tidak hadir karena menghadiri rapat di Medan. Lalu dinas Pendidikan? Kennedy menyebut tidak mengetahui alasan ketidakhadirannya,padahal pansus masih memiliki segudang pertanyaan tentang SMA 4.
" Tentang SMA 4,masyarakat menunggu perkembangannya.Pansus juga,ingin mengetahui lebih dalam,apakah benar Pemko akan melanjutkan ruislag," tutur Kennedy lagi .
Sementara saat rapat kerja Pansus dengan dinas bina marga dan pengairan yang berlangsung pukul 16.00 Wib,menyoroti masih terjadinya banjir terutama di jalan protokol seperti jalan sutomo,jalan gereja,simpang 2 dan daerah lainnya.
Padahal kata kennedy,anggaran pemeliharaan jembatan dan drainase selama 5 Tahun sebesar 211 Milyar. " Kenapa masih terjadi banjir jika hujan turun?padahal anggarannya sangat besar.," Ucap Kennedy mempertanyakan Dinas Bina Marga mengatakan,terjadinya banjir karena drainase dari hulu ke hilir bermasalah.Sehingga,aliran air tidak bermuara ke sungai. Fra/t





Tidak ada komentar