SMAN 1 Medan Optimis Siswanya Lolos dari Standar Kelulusan 7, 5
LINTAS PUBLIK - MEDAN, Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat hari pertama di SMA Negeri 1Medan, Jalan Cik Ditiro, Senin (13/4/2015) berlangsung tenang.
Pantauan Tribun, terdapat 22 ruang kelas yang dipakai untuk pergelaran UN di sekolah ini, dengan komposisi jumlah siswa sebanyak 20 orang per kelas. 19 di antaranya merupakan jurusan IPA dan 3 lagi jurusan IPS.
Para siswa nampak sangat serius mengerjakan soal-soal UN. Mereka tak peduli dengan wartawan yang mengambil gambar mereka dari luar.
Diketahui, SMA Negeri 1 mematok standar kelulusan 7,5 bagi para siswanya.
Wali KotaMedan , Dzulmi Eldin turut datang ke sekolah ini. Ia datang melakukan peninjauan. Usai memantau, Eldin bersama beberapa anggota DPRD Medan duduk dan mengobrol sambil sarapan pagi di ruangan kepala sekolah.
Kepala SMA 1 Medan, Safrimi mengaku optimis dengan standar nilai minimum UN yang dipatoknya.
"Baku itu. Kalau kita taruh di bawah 7,5 nanti mereka anggap enteng. Tadinya malah kita mau buat 8,0. Kami yakin dengan 7,5 mereka akan belajar keras. Jadi dengan 7,5 itu harapan kami supaya mereka itu lulus tinggi," katanya.
Kenapa tidak dengan sistem online?
"Kita siswanya 422, yang ada komputer kita hanya 63 yang bagus. Itu baru dari komputernya. Minimal kan harus 1:3. Sementara kita 1:9. Jadi kita gak bisa dengan online," kata Safrimi..Trbn/t
Pantauan Tribun, terdapat 22 ruang kelas yang dipakai untuk pergelaran UN di sekolah ini, dengan komposisi jumlah siswa sebanyak 20 orang per kelas. 19 di antaranya merupakan jurusan IPA dan 3 lagi jurusan IPS.
Para siswa nampak sangat serius mengerjakan soal-soal UN. Mereka tak peduli dengan wartawan yang mengambil gambar mereka dari luar.
![]() |
| Ujian Nasional di SMAN 1 Medan. SMAN 1 Medan mematok standar kelulusan 7,5 bagi para siswanya. |
Diketahui, SMA Negeri 1 mematok standar kelulusan 7,5 bagi para siswanya.
Wali KotaMedan , Dzulmi Eldin turut datang ke sekolah ini. Ia datang melakukan peninjauan. Usai memantau, Eldin bersama beberapa anggota DPRD Medan duduk dan mengobrol sambil sarapan pagi di ruangan kepala sekolah.
Kepala SMA 1 Medan, Safrimi mengaku optimis dengan standar nilai minimum UN yang dipatoknya.
"Baku itu. Kalau kita taruh di bawah 7,5 nanti mereka anggap enteng. Tadinya malah kita mau buat 8,0. Kami yakin dengan 7,5 mereka akan belajar keras. Jadi dengan 7,5 itu harapan kami supaya mereka itu lulus tinggi," katanya.
Kenapa tidak dengan sistem online?
"Kita siswanya 422, yang ada komputer kita hanya 63 yang bagus. Itu baru dari komputernya. Minimal kan harus 1:3. Sementara kita 1:9. Jadi kita gak bisa dengan online," kata Safrimi..Trbn/t





Tidak ada komentar