Header Ads


Kasus Pembakaran Jamuda Gultom Akhirnya ditangani Polresta Siantar

LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Beberapa waktu lalu kota Siantar dihebokan dengan kasus pembakaran Jamuda Gultom(62). Hingga kini masalah ini belum terungkap siapa pelaku pembakaran ini, walaupun sikorban telah menceritakan siapa pelaku pembakaran terhadap dirinya. Kasus yang sebelumnya ditangani oleh Polsek Siantar Barat akhirnya di tarik oleh Polres Siantar. Seperti yang disampaikan oleh Kapolesk Siantar Barat, IPTU David Sinaga, melalui ponsel, Minggu Sore (12/4/2015).

"Kasus Jamuda Gultom saat ini sudah diambil alih oleh Polres Siantar, karena kasus ini tergolong besar, berat, dan berpotensi menciptakan lingkungan yang tidak kondusif,” ujarnya

Ia menuturkan bahwa selain perkara besar kasus ini juga membutuhkan personel yang besar untuk menuntaskanya. “Personel Polsek Siantar Barat tidaklah banyak, padahal untuk menuntaskanya dibutuhkan personel yang banyak, dan solusinya adalah di ambil alih oleh polresta,” ujarnya.

Ia juga menuturkan bahwa perkara ini juga sudah diarahkan Polda Sumatera Utara untuk diambil alih polres, “Terkait kasus ini, telah dilakukan gelar perkara, dan kasus ini telah diambil alih Polresta Siantar, dan itu sesuai dengan petunjuk Polda,” katanya.

Ketika di singgung apakah perpindahan kapolsek yang dilakukan beberapa hari yang lalu mempengaruhi kasus ini, ia menjawab bahwa tidak ada hunbunganya perpindahan kapolsek dengan kasus ini. “Walaupun kasus di tangani oleh polresta, bukan berarti polsek lepas tangan, kita akan terus bekerja sama, jadi tidak ada kaitanya dengan kasus ini mengenai perpindahan kapolsek yang baru-baru ini,” tuturnya.

Ia menuturkan bahwa belum terungkapnya siapa pelaku pembakaran ini dikarenakan IT yang kurang memadai. “Kita kekurangan IT yang bisa melengkapi bukti-buktinya, jadi hal inilah yang membuat penanganan kasus ini terlambat,” ujarnya

Sementara itu, Kapolres Siantar AKBP Selamet Losionno, yang sebelumnya menangani kasus ini tidak mau banyak berkomentar. “Kasus ini telah gelar perkara, tanya saja sama bareskrim polresta Siantar bagaimana hasilnya. “Saya juga punya privasi,” katanya melalui selulernya..Komp/t

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.