Header Ads


Anak Siantar Kalah, Bonis Purba Akui Kekuatan Petinju Jepang

LINTAS PUBLIK – JEPANG, Bermain apik pada ronde pertama sampai ronde ke tiga, Bonis Purba Petinju Indonesia asal kota Pematangsiantar harus mengakui kekuatan lawanya dari Jepang, Genki Hanai.
Melalui telepon selulernya saat di hubungi Lintas Publik Online (26/4/15) usai pertandingan Bonis menyatakan, “saya sempat mengendalikan permainan dan mengganti strategi menyerang dan Dia (Hanai) sempat terkecoh sampai ronde ketiga,” ujar petinju yang mempunyai kekuatan di tangan kidal (kiri) ini.
Memasuki ronde keempat petinju yang pernah bermain di Ring Tinju TVRI ini memang mempunyai waktu singkat persiapan sebelum bertolak ke Jepang.
Bonis Purba tetap semangat seusai
pertandingan Tinju Profesional diJepang
  “Kondisi fisik saya sudah tidak fit lagi, sehingga saya memutuskan untuk menghentikan pertandingan pada ronde keempat, untuk keselamatan dan masa depan saya”, katanya. BACA JUGA  Anak Siantar, Bonis Purba Siap Kibarkan Merah Putih di Jepang
Menurut keterangan yang dihimpun Lintas Publik Online kekuatan lawan terletak pada kemampuan fisiknya. Pertahanan yang kokoh menjadi kunci Hanai mampu menyudahi pertarungan ini dengan TKO di ronde keempat atas petinju kebanggaan Siantar, Bonis Purba. Di jadwalkan Pertandingan direncanakan delapan ronde.
Seperti yang diketahui sarana dan prasarana pendukung khususnya peralatan tinju sangat minim di Siantar. Kekalahan ini juga  menjadi catatan kepada pihak terkait dalam hal ini Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk melengkapi fasilitas olahraga, agar para olahragawan di kota Siantar dapat berbaut lebih banyak lagi.
Siantar adalah  gudangnya atlet berbakat, tapi karena fasilitas dapat  terkendala mempersiapkan pertandingan, ini disebabkan  minimnya sarana pendukung latihan. Jika hal ini tidak menjadi perhatian prestasi Anak Siantar akan sulit  berkembang. Pemerintah sebaiknya tidak hanya melihat keberhasilan begitu saja, karena prestasi diraih butuh kerja keras.
Kita berharap akan ada perbaikan dan perhatian kepada insan olahraga. Secara khusus tinju. Sehingga prestasi membanggakan akan lahir dari Anak-anak Siantar.
“Saya mohon maaf belum bisa mempersembahkan kemenangan kepada masyarakat Siantar dan Indonesia seperti yang sudah saya janjikan,” kata mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Simalungun (USI) ini. JO/t

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.